FK UIN Jakarta Gelar Pelatihan Pelayanan ANC dan USG Obstetri Dasar
Gedung Kedokteran, Berita FK Online - Fakultas Kedokteran (FK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Pelayanan Antenatal Care (ANC) dan Penggunaan USG Obstetri Dasar Terbatas, Rabu-Sabtu, (28-31/01/2026).
Pelatihan ini merupakan program inisiatif FK UIN Jakarta yang berfokus pada peningkatan kompetensi pelayanan kesehatan ibu serta keterampilan penggunaan USG obstetri dasar. Kegiatan ini diikuti oleh dokter-dokter umum dari berbagai daerah, sebagai bagian dari upaya penguatan pelayanan maternal di fasilitas kesehatan.
Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran UIN Jakarta, Dr. dr. Erike Anggraini Suwarsono, M.Pd., Sp.M.K., menyampaikan bahwa pelatihan ini diselenggarakan melalui Clinical Skills Unit (CSU) FK UIN Jakarta bekerja sama dengan Solusi Transformasi Persada.
“Pelatihan ini diselenggarakan melalui Clinical Skills Unit (CSU) Fakultas Kedokteran UIN Jakarta bekerja sama dengan Solusi Transformasi Persada sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi pelayanan ANC dan penggunaan USG obstetri bagi dokter umum,” ujarnya.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pembekalan komprehensif, mulai dari skrining penyulit kehamilan, tatalaksana awal dan rujukan, kebijakan asuhan antenatal terintegrasi, hingga keterampilan penggunaan USG obstetri dasar terbatas. Materi disampaikan oleh para dokter spesialis obstetri dan ginekologi melalui sesi teori, diskusi kasus, serta praktik lapangan.
Salah satu peserta pelatihan, Dr. Yowendru, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan klinik, khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu.
“Pelatihan ini sangat membantu kami sebagai dokter umum, terutama dalam meningkatkan kemampuan pelayanan ANC dan penggunaan USG obstetri dasar secara lebih terstruktur dan sesuai standar. Materi yang diberikan aplikatif dan relevan dengan praktik pelayanan di lapangan,” ungkapnya.
Berdasarkan jadwal pelatihan, peserta juga mendapatkan materi terkait keselamatan pasien, etika pemeriksaan dan aspek medikolegal, penyusunan rekomendasi akhir kehamilan dan rencana persalinan, serta pelayanan nifas dan keluarga berencana pasca persalinan. Kegiatan ditutup dengan praktik lapangan dan seminar hasil pembelajaran pada sesi luring.
Sebagai informasi, pelatihan Pelayanan ANC dan Penggunaan USG Obstetri Dasar Terbatas ini dilaksanakan dengan metode blended learning yang memadukan pembelajaran daring dan luring. Materi pelatihan mencakup skrining penyulit kehamilan, kebijakan asuhan antenatal terintegrasi, teknik pemeriksaan USG obstetri dasar, keselamatan pasien, hingga penyusunan rekomendasi akhir kehamilan dan rencana persalinan.
(AAS/NIS)
